AC Milan dihadapkan pada situasi yang pelik terkait masa depan gelandang Franck Kessie. Dia telah menolak tawaran kontrak baru dari klub dan mungkin akan pindah dengan complimentary musim depan.
Kontrak Kessie bersama Milan akan habis pada Juni 2022 nanti. Milan sejak awal ingin memperpanjang kontraknya. Milan telah mengajukan tawaran gaji senilai 6,5 juta euro pada Kessie untuk kontrak baru.
Kessie telah menolak tawaran itu dan berharap mendapat nilai yang lebih tinggi. Kini, ada banyak klub yang siap mewujudkan keinginan Kessie. PSG, Liverpool, dan Tottenham sangat tertarik pada pemain asal Pantai Gading itu.
Kessie adalah pemain yang imperative bagi Milan. Sejak didatangkan pada awal musim 2017/2018 lalu, dia selalu menjadi pilihan utama di lini tengah. Kessie bahkan menjadi top skor kedua Milan musim lalu dengan 13 gol.
Legenda Milan, Massimo Ambrosini, merasa Milan punya komposisi lini tengah yang strong saat Kessie tidak bermain. Two part harmony Sandro Tonali dan Ismael Bennacer tampil sangat apik dan padu awal musim ini.
"Bennacer siap, memberikan kepercayaan diri dan secara fisik menutup lapangan. Di Eropa kami membutuhkan pemain seperti ini, dengan kemampuan untuk memenangkan duel," buka Ambrosini pada MilanNews.
"Tonali membebaskan dirinya dari musim yang sulit, Dia juga bermain dengan percaya diri. Tidak dapat disangkal bahwa mereka yang tiba di Milan dari klub yang lebih kecil. Tapi, yang penting adalah menganalisis kesulitan dan keluar lebih kuat dan lebih lengkap."
"Kualitasnya tidak diragukan," tegasnya.
Milan mengklaim punya skuad yang lebih siap untuk bersaing pada musim 2021/2022 ini. Dan, di mata Ambrosini, Milan memang nampak lebih menjanjikan jika dibanding musim lalu. Milan bakal bersaing untuk gelar juara.
"Jika tahun lalu mereka bisa 'bersembunyi' di balik efek kejutan, kali ini mereka semua siap untuk mengekspos diri dan bertanggung jawab," customized organization Ambrosini
"AC Milan merasa bisa melakukannya karena punya fondasi sangat kuat. Tapi, jika mereka tidak menang, jelas itu bukan sebuah kegagalan," tegas sang mantan kapten.

0 Komentar